Cerdaslah Untuk Cantikmu!

Each and our life is build upon moments
Either moments of realisation and change also moments of our ignorance
Mine is like that too

Jaman sekolah sejak SD-Kuliah
Ibu membolehkan aku bereksplorasi dengan pikiranku, dengan kolam ikan, hingga becek diwaktu hujan.
Waktu kecilku dihabiskan dengan bermain dekat dengan alam
Ada sesuatu pada anak kecil dan alam
Seperti 2 cinta yang tidak bisa dipisahkan

Sejalan waktu berlalu
Ada hal-hal yang tidak kusukai pada tubuhku
Kaos kaki sintetis yang membuatku selalu berakhir di dermatologist dan kumat lagi ketika kaos kaki sintetis itu kupakai lagi
Atau kepala pusing, mual dan mata merah setelah keramas dengan shampo sintetis di tahun 80an
Hingga jalur kereta Surabaya – Jakarta baru yang melintas di kulit keringku setiap kali menggunakan sabun mandi sintetis

Intuisiku berbicara
Bukan ada yang salah dengan yang aku pakai
Tapi sesederhana pikiran dari tubuh kecil dan mudaku
Aku tidak lagi mau menggunakan botol-botol yang isinya bikin aku pusing, mata merah dan kulit kering.

If there’s a will, there’s a way
Allah with His divide wisdom always show us the way when we’re open to look for Him
Sama dengan pergumulanku yang tidak kusadari
Bertemu dengan IRT orang tuaku, yang menggunakan masker ketimun menjadi inspirasiku bermain dengan bahan lain untuk menggantikan sabun, shampoo dan mengurangi hingga berhenti dari menggunakannya tanpa sadar.

Setelah menikah, perjalanan inipun berlanjut
Pintu kesadaran untuk hidup sustainable dalam segala aspek menjadi terbuka satu persatu.
Mulai dari belajar kandungan setiap produk yang dipakai di rumah tangga kami hingga ke personal care baik dari segi toxic ke lingkungan, ke tubuh hingga sustainable tidaknya produk tersebut dari sisi keberlanjutan kemampuan untuk diproduksi lagi, semua menjadi lebih jelas.

Perjalanan membuat, mencari untuk menggunakan hanya yang terbaik dan alami juga dimulai hingga kami akhirnya menetap untuk dekat dengan alam di Eco Farm

skinncare.jpg

Cantiknya kita dan perawatan diri kita yang ada hubungannya dengan kecantikan sejatinya, sangat jauh dari kaitannya atau ketergantungan kita dengan tulisan berhuruf besar di label botol-botol produk sintetis bahkan produk alami, atau bahan temuan terkini untuk menghilangkan jerawat hingga memutihkan kulit dan melenyapkan kerutan dini. Atau juga selebriti siapa yang mengiklankan kecantikan. Dan bukan pula photoshop.

Tubuh kita punya mekanisme untuk beregenerasi sendiri
Tubuh kita punya cara untuk mempercantik diri sendiri
Bahkan
Tubuh kita punya intelektual untuk mengeluarkan racun dari tubuh
Tubuh kita punya kekuatan untuk mereset tubuh untuk kembali ke keseimbangan alaminya

Tapi sejauh mana realitas cerdasnya kita untuk cantik?

Kecantikan kulit kita dimasa modern saat ini adalah
dempul polymers
dari tambang minyak bumi dengan wadah botol cantik
dari fastfood
dari layers make up
dari residu kosmetik dan perawatan sintetis berbahaya bercampur dengan pemanis sintetis pada makanan dan minuman kita dan air PDAM

Our beauty is the dance of all the elements in and around us
Our beauty is the constant dating between our body and what we eat
Our beauty is in and beyond our thoughts of what is beauty

Keberadaan kita, tubuh kita, kecantikan kulit dan rambut kita semuanya saling terkait dengan semua elemen bumi ini yang menunjang kehidupan kita. Air, tanah, udara, pohon, hujan, angin, bulan, hingga Matahari yang paling dibenci dan dijauhi agar kita bisa cantik dan awet muda, which is soo untrue!

Setiap sel di tubuh kita terhidrasi dengan air bersih dan sehat yang tidak tercemar dengan limbah dan kemudian bisa melakukan fungsinya masing-masing.

Pori-pori kita menerima ciuman sinar matahari untuk kemudian diasimilasi tubuh menjadi vitamin D

Udara bersih yang kita hirup mengisi paru-paru dan jiwa kita dengan kebaikan

Hujan membasahi tanah agar kemudian tanaman menjadi tumbuh subur dan meneruskan kelangsungan hidup kita

We’re part of Allah’s creation
And there’s only one way of living with a beautiful skin
The skin that will beautify our body and soul
It is to live with the co-existance of other creations
To live with and let our being collaborate with the divine nature

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s